, ,

Wakil Wali Solo Astrid Widayani Dorong UMKM Kuasai Manajemen & Pemasaran

oleh -3071 Dilihat

Astrid Widayani Dorong UMKM Solo Kuasai Manajemen & Inovasi Produk untuk Bersaing di Pasar Global

Surakarta-  Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah UMKM di Kota Solo untuk terus meningkatkan kapasitas bisnis dengan menguasai manajemen, strategi pemasaran, dan pengembangan produk. Hal ini disampaikannya dalam Workshop Wirausaha Tangguh yang digelar oleh Diplomat Success Challenge (DSC) Season 16 di Multifunction Hall Radya Litera Solo.

Wakil Wali Solo Astrid Widayani Dorong UMKM Kuasai Manajemen & Pemasaran
Wakil Wali Solo Astrid Widayani Dorong UMKM Kuasai Manajemen & Pemasaran

Baca Juga :  Gibran Reshuffle 14 Kepala OPD Solo, Minta Pejabat Baru Rajin Turun ke Lapangan

“Untuk bisa bersaing di era digital dan pasar global, UMKM harus terus belajar. Tidak hanya tentang produksi, tetapi juga manajemen bisnis, pemasaran yang efektif, serta inovasi produk,” tegas Astrid di hadapan sekitar 120 pelaku UMKM yang hadir.

UMKM Tangguh, Ekonomi Tumbuh

Workshop bertajuk “Brand Lokal, Nafas Panjang: Membangun Branding UMKM yang Konsisten dan Berkelanjutan” ini merupakan kolaborasi antara Solopos Media Group (SMG) dan Diplomat Success Challenge (DSC). Acara ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga menjadi ajang kompetisi bagi UMKM untuk memenangkan modal usaha senilai miliaran rupiah.

Astrid menekankan bahwa penguatan UMKM merupakan salah satu fokus utama Pemerintah Kota Solo, yang tercantum dalam *Asta Cita Surakarta 2025-2030*. “Penguatan UMKM berbasis ekosistem bisnis adalah prioritas kami, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan,” ujarnya.

Konsistensi Kualitas & Identitas Lokal

Founder Creative Space sekaligus perwakilan DSC dalam workshop tersebut mengingatkan pentingnya konsistensi kualitas produk dan penguatan identitas lokal. “Brand itu seperti anak, harus dirawat. Meskipun produk bisa dipasarkan secara nasional, tetap harus memiliki ciri khas Solo, seperti motif batik dalam kemasan atau penggunaan bahan ramah lingkungan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau pelaku UMKM untuk meminimalkan limbah dan menjaga kualitas meskipun permintaan pasar meningkat. “Inovasi dan keberlanjutan adalah kunci agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang,” tambahnya.

Kolaborasi dengan Industri Besar

Astrid berharap, melalui pelatihan semacam ini, UMKM berbasis rumah tangga dapat meningkatkan kapasitasnya hingga siap berkolaborasi dengan industri skala besar. “Kami ingin UMKM Solo tidak hanya mandiri, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional,” ucapnya.
Dengan semangat Asta Cita Surakarta, Pemerintah Kota Solo berkomitmen terus mendorong pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.