, ,

Deddy Sitorus Tegaskan Rakyat Harus Aktif Awasi Pemilu, Jangan Terjebak Politik Uang

oleh -880 Dilihat

Surakarta – Anggota Komisi VI DPR RI, Deddy Sitorus, mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 agar berlangsung jujur, adil, dan bebas dari praktik politik uang. Ia menegaskan, kualitas demokrasi Indonesia bergantung pada kesadaran rakyat untuk menolak segala bentuk kecurangan, termasuk suap politik.

Menurut Deddy, politik uang tidak hanya merusak integritas pemilu, tetapi juga berdampak panjang terhadap kebijakan publik. “Jika kita terjebak dalam politik uang, maka kita justru sedang menjual masa depan bangsa. Pemimpin yang terpilih karena uang cenderung mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompoknya, bukan rakyat,” ujarnya.

Masyarakat Harus Berani Menolak dan Melapor

Deddy mendorong warga untuk berani menolak segala bentuk iming-iming materi dari calon legislatif atau calon kepala daerah. Selain itu, ia meminta agar masyarakat segera melaporkan dugaan pelanggaran ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atau pihak berwenang.

“Jangan takut. Pengawasan pemilu bukan hanya tugas penyelenggara, tapi tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Deddy Sitorus
Deddy Sitorus

Baca juga: Tuti Turimayanti: PAD yang Optimal Kunci Menjawab Kebutuhan Pelayanan Publik

Peran Generasi Muda

Dalam kesempatan itu, Deddy juga menyoroti peran generasi muda, terutama pemilih pemula, yang jumlahnya cukup besar pada Pemilu mendatang. Menurutnya, anak muda harus kritis, melek informasi, dan tidak mudah terpengaruh janji-janji manis tanpa bukti kinerja.

“Gunakan media sosial untuk mengawasi, memberikan edukasi, dan mengajak orang di sekitar agar memilih berdasarkan rekam jejak, bukan karena amplop atau sembako,” pesan Deddy.

Demokrasi Berkualitas Dimulai dari Kesadaran Bersama

Deddy menegaskan, demokrasi yang sehat lahir dari partisipasi aktif rakyat dalam setiap prosesnya, mulai dari tahap kampanye, hari pencoblosan, hingga penghitungan suara. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga kondusifitas dan menghindari provokasi yang dapat memecah belah persatuan.

“Pemilu bukan ajang permusuhan, tapi pesta demokrasi untuk menentukan arah bangsa. Mari kita jaga bersama agar hasilnya membawa kemajuan, bukan kemunduran,” pungkasnya.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.